NUGAL dan BEDURUK

14517568_249729738756447_8002807889305115965_n
menugal dan membenih padi
14433161_249729915423096_7898322526798748969_n
beduruk/gotong-royong

Senaning – Menjelang pertengahan bulan September sampai akhir bulan Oktober, masyarakat yang berladang/bertani di Desa Senaning maupun di wilayah Ketungau Hulu melaksanakan musim Nugal. Nugal ini adalah menanam padi dengan cara membuat lobang ditanah dengan tongkat yang diruncingkan sambil memasukkan benih padi. Kegiatan Nugal ini dilaksanakan dengan cara gotong-royong antar petani yang berladang dengan sebutan Beduruk. Tiap-tiap orang yang ikut nugal masing-masing membawa peralatannya sendiri, suasana riuh rendah tua muda merupakan pemandangan unik dan ciri khas pada saat nugal.

Bertanam padi umumnya di Desa Senaning adalah dengan cara ladang berpindah, sebelum musim nugal biasanya masyarakat membersihkan lahan kemudian membakar dengan sedikit-sedikit biasa disebut ngeladak. Ada juga yang berladang didaerah rawa, berladang didaerah rawa ini disebut uma payak. Dari semua pekerjaan berladang tersebut tradisi nugal dan beduruk masih tetap terjaga sampai sekarang.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan