Produk kerajinan kreatif Desa Senaning yang belum dimaksimalkan

Senaning – Industri kreatif akhir-akhir ini memang menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan seiring berkembanganya zaman, masyarakat harus lebih kreatif memanfaatkan potensi yang ada sehingga menghasilkan barang yang lebih bernilai guna maupun secara harga. Salah satu potensi desa yang bisa dikembangkan adalah  dengan menghasilkan produk dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang sudah ada. Industri kreatif itu juga terdapat di Desa Senaning yang terletak di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang yang ternyata memiliki kerajinan yang unik.

img_20161206_121343

Kerajinan tersebut diantaranya adalah pembuatan tas ato dompet dari tali kur. Lama proses pengerjaannya pun tergantung dari besar kecilnnya barang. Biasanya yang membuat kerajinan ini adalah para ibu rumah tangga. Biasanya satu barang bisa dikerjakan selama 3-7 hari tergantung dari waktu yang digunakan dalam proses pembuatanya. Karena biasanya para ibu-ibu tersebut harus melakukan tugasnya sebagai ibu Rumah tangga atau pergi ke ladang. Untuk bahan bakunya sendiri cenderung mudah didapat baik di Desa Senaning sendiri. Namun, juga bisa didapat di Kabupaten Sintang, Kecamatan Balaikarangan, ataupun di Pontianak. Harganya pun menyesuaikan tempat membelinya dimana perkiraan harga mulai dari 60.000 jika membeli di Pontianak dan 80.000-85.000 jika membeli di Desa Senaning.

img_20161206_121433

Sayangnya, sejauh ini kerajinan ini hanya untuk dikonsumsi sendiri, jika pun ada pesanan masih mengandalkan relasi dari kawan atau sodara yang mau memesan. Belum ada wadah untuk para ibu-ibu mengembangkan ketrampilannya dalam membuat kerajinan ini. Selain itu, akses jalan dalam pemasarannya juga masih kendala mengingat tergantung cuaca dan jalan rusak dari Kabupaten Sintang ataupun Balaikarangan ke Desa Senaning. Diharapkan kedepannya sudah ada wadah bagi para Ibu-Ibu semacam kelompok kerajinan sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarganya dan menjadi potensi desa unggulan Desa Senaning yang dikelola secara kolektif.

Industri kreatif akhir-akhir ini memang menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan seiring berkembanganya zaman, masyarakat harus lebih kreatif memanfaatkan potensi yang ada sehingga menghasilkan barang yang lebih bernilai guna maupun secara harga. Salah satu potensi desa yang bisa dikembangkan adalah  dengan menghasilkan produk dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang sudah ada. Industri kreatif itu juga terdapat di Desa Senaning yang terletak di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang yang ternyata memiliki kerajinan yang unik.

Kerajinan tersebut diantaranya adalah pembuatan tas ato dompet dari tali kur. Lama proses pengerjaannya pun tergantung dari besar kecilnnya barang. Biasanya yang membuat kerajinan ini adalah para ibu rumah tangga. Biasanya satu barang bisa dikerjakan selama 3-7 hari tergantung dari waktu yang digunakan dalam proses pembuatanya. Karena biasanya para ibu-ibu tersebut harus melakukan tugasnya sebagai ibu Rumah tangga atau pergi ke ladang. Untuk bahan bakunya sendiri cenderung mudah didapat baik di Desa Senaning sendiri. Namun, juga bisa didapat di Kabupaten Sintang, Kecamatan Balaikarangan, ataupun di Pontianak. Harganya pun menyesuaikan tempat membelinya dimana perkiraan harga mulai dari 60.000 jika membeli di Pontianak dan 80.000-85.000 jika membeli di Desa Senaning.

img20161211110421

img20161211110430

img20161211110500

Sayangnya, sejauh ini kerajinan ini hanya untuk dikonsumsi sendiri, jika pun ada pesanan masih mengandalkan relasi dari kawan atau sodara yang mau memesan. Belum ada wadah untuk para ibu-ibu mengembangkan ketrampilannya dalam membuat kerajinan ini. Selain itu, akses jalan dalam pemasarannya juga masih kendala mengingat tergantung cuaca dan jalan rusak dari Kabupaten Sintang ataupun Balaikarangan ke Desa Senaning. Diharapkan kedepannya sudah ada wadah bagi para Ibu-Ibu semacam kelompok kerajinan sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarganya dan menjadi potensi desa unggulan Desa Senaning yang dikelola secara kolektif.(Kontibutor : Danny Satya B.)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*