Pelatihan Koperasi yang baik = Masyarakat Sejahtera di Desa Senaning

Senaning – Koperasi merupakan aspek penting dalam suatu system ekonomi, terlebih di dalam system ekonomi desa. Hal ini dikarenakan system ekonomi koperasi memerlukan modal social yang pada akhirnya tercapai kesejahteraan secara bersama-sama, bukan per individu. Oleh karena itu, di Desa Senaning sendiri diadakan pelatihan mengenai koperasi dan penjelasan tata cara pemasaran barang secara online menggunakan situs jual beli online. Hal ini sebagai lanjutan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Desa Dengan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) di Kantor Desa Senaning yang baru. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 13-14 Desember 2016. Sebelumnya, acara ini merupakan program dari BP3TI bersama dengan Pusat Ekonomi Bisnis dan Syariah Universitas Indonesia (PEBS UI) dalam melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap Desa Senaning yang merupakan salah satu pilot project Desa Broadband Terpadu (DBT) sejak tahun 2015. Program ini berlangsung dari tanggal 5-14 Desember 2016 di Desa Senaning.

Pada hari kedua ini, dimulai dengan penjelasan tata cara penjualan salah satu kerajinan tangan dari desa Senaning yaitu tas dari tali kur dengan menggunakan media jual beli online. Diharapkan, Desa Senaning sendiri dapat memanfaatkan media yang ada dalam pemasaran komoditas unggulan mengikuti dengan perkembangan zaman. Jika masih memasarkan barang dengan cara konvensional (datang ke toko, lihat barang secara langsung, lalu membeli, dan pulang) akan sulit bersaing dengan yang sudah menggunakan cara digital. Walaupun akses jalan yang sulit, namun diharapkan masyarakat lebih cermat dalam melihat peluang dan memanfaatkan sumer daya yang ada.

p_20161213_101554_bf
Pelatihan tata cara berjualan online
untitled
Kerajinan tangan yang di tes untuk online shop

Pada sesi koperasi, dijelaskan kepada peserta bahwa keberlangsungan koperasi adalah dari warga untuk warga demi mencapai kesejahteraan bersama. Salah satu fungsi koperasi juga dapat mengumpulkan modal secara gotong royong yang akan memudahkan anggotanya dibanding secara individu. Misalkan ketika hendak membeli pupuk yang harganya tidak terjangkau jika secara individu, maka dengan bergotong royong akan lebih mudah untuk mengumpukan uang secara kolektif. Pada intinya setiap anggota harus ada rasa memiliki terhadap koperasi agar keberlangsungan koperasi dapat berjalan secara kontinu. jika setiap anggota hanya memikirkan diri sendiri, maka dapat dipastikan koperasi tersebut tidak bertahan lama. Diharapkan masyarakat Desa Senaning dapat segera membentuk koperasinya sehingga lambat laun dapat mensejahterakan masyarakatnya. (Kontributor : Danny Satya B)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan