Meraih sukses dengan Usaha Meubel

Bapak Iswandi dengan Usaha Meubel nya

Senaning – Mungkin tidak pernah tersirat dalam pikiran kita ketika akan membuat sebuah usaha apapun jenis atau bentuknya. Apa yang ada didalam benak selalu berfikiran tentang berhasil atau tidak?. Ibarat pepatah kalah sebelum berperang. Berbagai macam jenis usaha jika dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil yang memuaskan, setidaknya yang kita dapat sebuah pengalaman yang berharga. Banyak fenomena yang terjadi pada kita mengikuti usaha yang telah dirintis oleh orang lain atau meneruskan usaha dari turun temurun yang telah berhasil.
Salah satu bentuk usaha yang belum pernah ada sebelumnya di desa senaning seperti yang dirintis oleh Bapak Iswandi dan Jainuddin bergerak dalam bidang Meubel.

                                                                    Bapak Jainudin saat di wawancarai
                                              salah satu kayu bahan yang digunakan untuk pekerjaan meubel
                 kursi jemaat di Gereja Katolik Desa Senaning adalah salah satu hasil produksi meubel NM

Semenjak tahun 2005 sampai sekarang usaha yang mereka kerjakan ini telah menghasilkan berbagai jenis meubeler, baik itu dipesan oleh perorangan ataupun instansi pemerintah seperti sekolah atau swasta. Hasil yang mereka dapat saat ini lebih dari cukup dengan harga jual yang relatif murah, namun usaha ini mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Atas usaha yang telah mereka rintis, setidaknya telah mematahkan stigma dimasyarakat bahwa berwira usaha itu sulit (takot jom laku, takot jomsik modal, banyak am yang ditakot).
Dalam usaha tidak ada namanya yang langsung sukses, semua perlu proses tidak terima beres ditambah plus-plus (usaho ugok bedo’o ugok). Betol.. Betolll…betollll….
Menurut Bapak Iswandi “saat memulai usaha ini kami bermodalkan 5 juta rupiah dan ketrampilan bertukang juga banyak rintangannya dari kurangnya bahan, tidak sesuainya harga pembayaran dari yang memesan dan lainnya, namun kami tetap berusaha bekerja dengan giat sampai bisalah seperti ini”.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*